Seorang teman saya sempat mengeluh "kenapa aku ga eksis ya?".
apa anda merasakan sesuatu yang janggal dengan pertanyaan ini? Atau jangan-jangan anda juga jenis orang yang sering bertanya seperti ini?
Pernahkah anda berpikir; jika tidak eksis, kenapa ada disini dan menanyakan pertanyaan itu?
Kata eksistensi, jika dilacak asalnya akan menemui kata dalam Bahasa Inggris; exist yang berarti ada.
Jika anda bertanya, maka seharusnya anda ada. Bagaimana anda bertanya "kenapa saya tidak ada?", sementara anda ada disitu dan bertanya? pertanyaan retorik yang sebenarnya hanya membuang nafas.
Kata exist sendiri jika saya tidak salah ingat, berasal dari Bahasa Latin yang sebenarnya 2 kata; ex sis yang dapat diartikan menjadi atau berupa.
Beberapa filsuf mengartikannya sebagai ada keluar. Dengan Kata lain, eksis adalah keberadaan sesuatu terhadap subjek/objek diluarnya.
_________________________________________________________________________________
Hari ini, ketika Internet merajai hampir seluruh aspek dalam kehidupan, keberadaan tidak lagi dilihat dengan wujud.
Lihat saja ketika anda mengaktifkan applikasi chat, nama-nama di kontak atau daftar teman anda akan bertuliskan status "ada/tidak ada". Walaupun sebenarnya ketika statusnya "ada" pun, anda tidak dapat melihat wujudnya. Bahkan yang sedang berada di balik monitor dan membuka akun atas namanya, belum tentu adalah dia. Bisa saja itu adalah orang iseng yang meng-hack akunnya, atau seorang di warnet yang mendapati akunnya tak ter-log out.
Mungkin saja dia ada disana, orang yang sebenarnya, namun bersembunyi dalam status "Invisible"
: Keberadaan yang tidak ada...
_____________________________________________________________________
Eksistensi dalam Dunia Internet?
maka sepertinya perlu kita sadari bersama bahwa maksud dari eksistensi di dunia Internet, bukanlah seberapa sering kita meng-update status, bukan pula seberapa sering kita mengomentari foto teman-teman, bukan pula seberapa banyak lomba blog yang diikuti.
Eksistensi dunia semu ini adalah tentang seberapa banyak kata dan data yang tersalur dari kita, dalam kata lain segala tentang dunia internet ini adalah mengenai penyaluran ide.
eksistensi dunia internet, adalah eksistensi ide.
Selebihnya akan tetap maya..
selamanya maya...


4 komentar:
Lalu apa ide yang mengalir dalam posting ini?
Ide bahwa tak ada yang mengalir dalam dunia maya kecuali ide
dengan segala komentar palsu
eh, baca ini deh: http://gentole.wordpress.com/2012/02/12/republik-twitter/
Posting Komentar